Manuver di Jalan Nikel: Badris Salam Buktikan Kesiapan Total Menuju Singgasana REI Sulsel
MAKASSAR — Langkah Haji Badris Salam (HBS) untuk menakhodai DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan makin konkret. Tak lagi sebatas deklarasi dan lobi-lobi elite, sang CEO Bumi Pundi Karsa kini resmi menjejaki arena pertarungan administratif.
Pada Senin (21/9/2026), mesin pemenangan HBS resmi bergerak merapat ke Kantor Sekretariat DPD REI Sulsel di Jalan Nikel, Makassar. Misi mereka tunggal dan krusial: mengambil formulir pendaftaran calon Ketua REI Sulsel periode 2026-2029.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pemenangan HBS, Edi Arsyam, disambut hangat oleh barisan elite kepanitiaan Musda. Tampak hadir jajaran Steering Committee (SC) yakni Aldin Bulen, Ridwan Djabir, Simon Rahman, Irwan Tuimen, serta Ketua Organizing Committee (OC), Asrul.
Bukan Ambil Formulir Kosong, Berkas Langsung Disetor
Menariknya, kubu HBS menunjukkan level kesiapan yang di atas rata-rata. Edi Arsyam menegaskan bahwa kedatangan timnya hari ini tidak sekadar mengambil kertas kosong, melainkan langsung dibarengi dengan penyerahan sejumlah dokumen prasyarat pencalonan yang krusial.
"Kalau kami dari tim HBS, hari ini kita laksanakan pengambilan formulir sesuai schedule dari pihak SC. Kami sudah hadir dan langsung memberikan persyaratan-persyaratan administratif," beber Edi Arsyam di lokasi pendaftaran.
Gestur 'tancap gas' ini, menurut Edi, adalah sinyal kuat kepada publik dan para voter bahwa Badris Salam tidak main-main menatap Musda XV.
"Yang pasti bahwa kami sudah siap. Kami sudah siap dari segala-galanya, baik dari segi kelengkapan persyaratan administratif maupun persiapan teknis hingga pelaksanaan Musda nanti," tegas Edi merepresentasikan rasa percaya diri kubu HBS.
Mekanisme suksesi kali ini, lanjut Edi, secara substansial tidak jauh berbeda dengan Musda-Musda terdahulu. Pihaknya hanya tinggal menyesuaikan beberapa poin administratif teranyar yang telah ditetapkan panitia.
Panitia Garansi 'Fair Play' di Musda Paling Bergengsi
Di sisi lain, pergerakan gesit dari para kandidat—termasuk HBS—membuat tensi persaingan jelang hari pencoblosan kian memanas.
Ketua SC Musda XV REI Sulsel, Aldin Bulen, secara blak-blakan mengakui bahwa eskalasi dan dinamika kontestasi tahun ini melonjak tajam. Di matanya, Musda kali ini memiliki gengsi politik dan bisnis yang jauh lebih tinggi.
"Pelaksanaan Musda ini sedikit bergengsi ketimbang dengan beberapa tahun lalu. Alhamdulillah ini juga cukup dinamis sebagai kompetitor di setiap musyawarah yang ada," papar pengacara kawakan tersebut.
Untuk menjaga muruah pertarungan yang sehat, Aldin menggaransi bahwa seluruh tahapan akan berjalan fair play, transparan, dan terstruktur. Jendela pengambilan formulir sendiri dibatasi ketat selama sepekan, terhitung sejak 18 hingga 25 September 2026.
"Informasi mengenai tempat, tanggal, dan nama kandidat pun akan kita umumkan sesegera mungkin. Jadi tidak ada yang tertutup atau ditutup-tutupi. Semua kita akan terbuka," janji Aldin.
Kini, argo waktu terus berjalan menuju puncak acara Musda XV yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar. Dengan formulir pendaftaran yang telah di tangan, jalan Haji Badris Salam menuju singgasana nomor satu REI Sulsel kini telah resmi terbuka lebar.
